MisS.. MIsS hAtI..
Ku ukir embun dalam hatimu
Saat pagi kala kau tidur
Saat pagi kala kau tidur
Kulukis matahari di sudut matamu
Agar cinta ini terlihat bercahaya
Agar cinta ini terlihat bercahaya
Sengaja tak ku buat mendung
Agar tak pernah ada duka
Agar tak pernah ada duka
Sengaja tak ku lukis hujan
Agar tak pernah ada air mata
Agar tak pernah ada air mata
Kubuat cinta ini bercahaya
Lalu kuberikan padamu, diam-diam
Lalu kuberikan padamu, diam-diam
Memahami makna cinta sejati
Merupakan kebutuhan awal
Sebelum menceburkan diri ke telaga itu sendiri
Karena pemahaman cinta yang keliru
Akan menceburkan kita kedalam telaga yang keliru pula
Sehingga tidak mendapatkan
Kebahagiaan yang diimpikan dan diidamkan
Ingatlah….
Sedalam apa hatinya, sedalam itu pula cintanya,,,,
kedalaman laut tak berbatas, luasnya samudra tak terhingga
semakin dalam kita mencari, semakin dalam cinta terasa di hati
kebahagiaan yang diberikan cinta melampaui semua batas yang ada
semakin dalam kita mencari, semakin dalam cinta terasa di hati
kebahagiaan yang diberikan cinta melampaui semua batas yang ada
ketika senja merona
Karena terluka
Tapi hujan turun
Menciptakan pelangi ditengah gurun
Walau pun
Telah berkali-kali hujan titipkan pesan
Untuk sang senja
Namun angin selalu saja menyamarkannya
Saat kehadiran hujan
Benar-benar telah dirasa
Saat senja tiba
Kini senja itu tak memekikan rasa
Bagi sang hujan yang mencintainya
Kini kehadiran hujan
Menciptakan keresahan
Untuk sang senja
Yang mulai mencintainya
Apakah sang hujan mengerti
Isyarat rasa yang tertulis dibalik bilik jendela
Saat dunia dipangkuan senja
Karena terluka
Tapi hujan turun
Menciptakan pelangi ditengah gurun
Walau pun
Telah berkali-kali hujan titipkan pesan
Untuk sang senja
Namun angin selalu saja menyamarkannya
Saat kehadiran hujan
Benar-benar telah dirasa
Saat senja tiba
Kini senja itu tak memekikan rasa
Bagi sang hujan yang mencintainya
Kini kehadiran hujan
Menciptakan keresahan
Untuk sang senja
Yang mulai mencintainya
Apakah sang hujan mengerti
Isyarat rasa yang tertulis dibalik bilik jendela
Saat dunia dipangkuan senja
di balik keindahan senja tersimpan banyak sepi
air yang menetes dari langit di kala senja pun menyimpan sejuta kerinduan
saat senja mulai temaram rembulan datang memberi harapan
malam yang dingin dan basah pun memberikan kehangatan
bila cinta dan rindu itu bersatu padu
air yang menetes dari langit di kala senja pun menyimpan sejuta kerinduan
saat senja mulai temaram rembulan datang memberi harapan
malam yang dingin dan basah pun memberikan kehangatan
bila cinta dan rindu itu bersatu padu

No comments:
Post a Comment